Negeri kuru ini akan punah tanpa kehadiran sang Brahmana penyambung lidah
menyambung janin berbenih generasi adopsi
undanglah putra sang resi Palasara,
katakan pil KB itu hanya menyesakan moral sesaat untuk menghadirkan putra-putra penggali kuru setra
Bisma keteguhan hati sang brahmacar meronta dalam kebimbangan
namun dosa tetaplah umpatan kata-kata ingkar
dewi Gandawati merintih
matanya nanar telah menciptakan bencana bagi masa depan
dalam kesempurnaan yang selalu retak termakan umpat
pada siapa menciptakan sejarah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar